BRI Region 5 Bandar Lampung Ajak Masyarakat Waspada, Kenali Empat Modus Penipuan Digital

Bisnis7 Dilihat
banner 468x60

Bandar Lampung – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 5 Bandar Lampung terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Melalui edukasi bertajuk Kenali 4 Modus Penipuan Agar Terhindar dari Kerugian, BRI Region 5 Bandar Lampung mengajak nasabah dan masyarakat umum untuk lebih cermat dalam menjaga keamanan data dan transaksi keuangan.

banner 336x280

Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung Bernadi Kurniawan menyampaikan empat modus penipuan yang kerap digunakan oleh pelaku kejahatan siber.

Pertama, modus link phishing, yakni tautan palsu yang menyerupai situs resmi perbankan atau instansi tertentu dengan tujuan mencuri data pribadi nasabah. Modus ini biasanya disebarkan melalui pesan singkat, aplikasi percakapan, maupun media sosial.

Kedua, modus penipuan berbasis teknologi AI, di mana pelaku memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meniru suara atau wajah seseorang guna mengelabui korban. Modus ini dinilai semakin berbahaya karena tampilannya tampak meyakinkan dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.

Ketiga, modus file APK berbahaya, yaitu pengiriman file aplikasi yang mengandung malware. Jika file tersebut diunduh dan diinstal, pelaku dapat mengambil alih perangkat korban hingga mencuri data pribadi dan informasi perbankan.

Keempat, modus QR palsu, yakni penggunaan kode QR yang mengarahkan korban ke rekening penipu atau situs tidak resmi. Modus ini kerap ditemukan di ruang publik atau disebarkan melalui pesan digital.

Selain memaparkan modus penipuan, Regional CEO Bernadi Kurniawan juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, di antaranya untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi seperti password, PIN, kode OTP, serta CVV/CVC kartu. Nasabah juga dianjurkan mengaktifkan notifikasi transaksi, menghindari penggunaan Wi-Fi publik saat bertransaksi, serta tidak mudah tergiur oleh tawaran hadiah atau promo yang mengatasnamakan lembaga tertentu.
“Jika menerima pesan dari nomor tidak dikenal, masyarakat diminta untuk tetap tenang, membaca pesan dengan teliti, dan segera mengabaikan serta memblokir nomor tersebut apabila mencurigakan,” uangkap Bernadi Kurniawan

Melalui edukasi ini, Bernadi Kurniawan menegaskan komitmennya untuk melindungi nasabah dan mendukung keamanan transaksi digital. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menerapkan prinsip #BilangAjaGak terhadap segala bentuk modus penipuan demi menciptakan ekosistem perbankan yang aman dan terpercaya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *